Salah satu cara untuk menumbuhkan capital atau uang yang kita miliki adalah melalui sebuah bisnis. Sehingga banyak dari kita yang mulai rencana untuk membangun bisnis disamping mereka bekerja sebagai pegawai pada sebuah perusahaan.

Namun hal yang tidak banyak pembisnis sadari adalah mereka terlalu fokus pada hal-hal teknis. Contoh saja bisnis gorengan. Biasanya pembisnis gorengan ini mereka hanya fokus bagaimana bisa menyiapkan gorengan dan bagaimana gorengan mereka dapat dilirik oleh orang-orang yang lewat.
Hal tersebut tidaklah seratus persen salah. Namun hal-hal diatas ini hanya fokus pada hal-hal teknis. Sehingga sebagian pembisnis mereka melupakan pentingnya pencatatan keuangan, strategi marketing dan sop untuk perekrutan kariawan.
Apa saja ilmu keuangan yang penting untuk pembisnis ?
Bagi Anda yang baru mau mulai belajar keuangan untuk bisnis Anda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda pelajari.
1. Neraca (Balance Sheet)
Memberikan gambaran tentang aset (apa yang dimiliki perusahaan), kewajiban (utang perusahaan), dan modal (ekuitas pemilik) pada suatu titik waktu tertentu.
2. Laporan Laba Rugi (Income Statement)
Menunjukkan pendapatan, beban, dan laba atau rugi bersih perusahaan selama periode waktu tertentu.
3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
Melacak aliran kas masuk dan keluar dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan selama periode waktu tertentu.
Kesimpulan
Dengan belajar dasar-dasar keuangan Anda dapat mengerti kondisi keuangan bisnis Anda. Sehingga Anda dapat memprediksi kapan bisa balik modal dan hal-hal apa saja yang dapat membuat perusahaan Anda merugi. Semoga artikel ini membantu.
Adapun bagi Anda yang ingin membutuhkan layanan air bersih seperti kuras toren, pasang filter air dan pompa air bisa menghubungi kami. www.kurastoren.com
