Cara Mendapatkan Gaji 5 Jt Meski Kita Kerja Kantoran

Perjalanan Theoderic: Dari Nol ke Sukses Tanpa Privilege
Awal Kehidupan & Titik Balik
Theoderic lahir di lingkungan yang sangat keras di Mangga Besar, Jakarta—di gang kecil yang bahkan sekarang sudah tidak ada lagi. Lingkungan sekitarnya dipenuhi dengan masalah sosial seperti hutang, kriminalitas, hingga keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekstrem.
Sejak kecil, ia tidak merasa hidupnya susah—karena semua orang di sekitarnya juga hidup seperti itu. Perspektifnya berubah ketika ia masuk sekolah yang lebih baik dan mulai melihat perbedaan standar hidup.
Momen paling membekas:
- Sering tidak bisa ikut ujian karena uang sekolah belum lunas
- Ibunya menangis dan meminta maaf karena tidak mampu membayar
- Harus berjuang sejak kecil untuk membantu ekonomi keluarga
Dari situ muncul satu dorongan kuat:
“Gue harus sukses supaya nyokap gue nggak hidup kayak gini terus.”
Mentalitas Survival & Mulai Cari Uang
Sejak remaja, Theoderic sudah terbiasa:
- Jualan kecil-kecilan (stiker, baju, makanan)
- Memanfaatkan apa pun yang ada di sekitar
- Fokus: yang penting bisa makan dulu
Saat kuliah:
- 80% waktunya cari uang
- 20% kuliah
- Jualan berbagai produk (casing HP, makanan, fashion, dll)
Ia menyebut fase ini sebagai:
“Bukan planning mode, tapi survival mode.”
Prinsip Utama: Kenali & Terima Diri Sendiri
Menurut Theoderic, kesalahan terbesar anak muda adalah:
- Tidak menerima kondisi hidupnya
- Meniru jalan sukses orang lain
“Apa yang dia punya sama yang lo punya beda. Kalau lo copy paste, hancur.”
Solusi:
- Kenali kekuatan diri (strength)
- Terima kondisi hidup
- Manfaatkan apa yang ada di sekitar
“Leverage apa yang lo punya sekarang.”
Networking: Bukan Soal Kenalan, Tapi Value
Networking bukan sekadar kenalan banyak orang, tapi:
“Ngumpulin database + punya value supaya orang mau ketemu lo.”
Realitanya:
- Awal pasti diremehkan
- Dipandang rendah itu normal
- Harus tetap jalan
“Lo nggak punya apa-apa, ya wajar kalau diremehkan. Itu paket.”
Kuncinya:
- Bangun value
- Konsisten
- Buktikan kualitas
Cara Naik Penghasilan (Dari 5 Juta ke Lebih)
Masalah utama bukan investasi, tapi:
“Earning power.”
Cara meningkatkannya:
- Ambil freelance / side hustle
- Manfaatkan skill yang ada
- Gunakan network sekitar
Contoh:
- Crew wedding → tambahan 500–700 ribu per event
- Jual produk ke circle sendiri
- Gunakan akses (bukan cuma skill)
“Freelance itu cara paling cepat ambil opportunity terdekat.”
Mindset Penting: Tidak Ada yang Instan
Theoderic sangat menekankan:
“Nggak ada hack instan.”
Kenapa?
- Kalau belum “layak” (qualify), uang besar tidak akan bertahan
- Orang akan kembali ke level dirinya
“Kalau lo belum siap punya 2 miliar, ya bakal habis.”
Work Ethic Anak Muda
Pesan untuk Gen Z:
- Jangan fokus work-life balance dulu
- Gunakan energi, waktu, dan tenaga selagi muda
“Itu aset paling besar lo.”
Kenapa penting?
- Melatih mental
- Membangun kapasitas
- Menghindari jadi “rapuh”
Habit Harian yang Membangun Performa
Bukan soal bangun jam 5 pagi, tapi:
“Setelah bangun, lo ngapain?”
Empat hal penting tiap hari:
- Pikiran produktif
- Tubuh sehat
- Spiritual sehat
- Jiwa sehat
Contoh kebiasaan sederhana:
- Olahraga
- Fokus kerja maksimal
- Ngopi (sebagai trigger fokus & refleksi)
Earning Power Formula
Earning = Opportunity + Strength
Bisa juga:
Opportunity + Strength orang lain
Contoh:
- Tidak bisa bikin produk → cari supplier
- Tidak punya market → gunakan koneksi orang lain
Personal Branding Tanpa Flexing
Theoderic tidak membangun image “kaya”, tapi fokus ke:
Impact (dampak)
Prinsipnya:
- Quality speaks for itself
- Tidak perlu pamer
- Fokus memberi value
“Kalau gue share barang yang gue beli, lo dapat apa?”
Pelajaran dari Kegagalan (Akun Hilang)
Saat akun bisnisnya di-hack:
- Tidak panik lama
- Fokus cari solusi
Langkahnya:
- Terima situasi
- Buat akun baru
- Minta bantuan komunitas
- Leverage event untuk bangun ulang audience
“Masalah bisa jadi leverage kalau kita cepat bergerak.”
Fokus vs Multiple Income
Jawaban ideal:
Fokus pada strength, tapi punya multiple income
Contoh:
- Strength: komunikasi → MC, konten, ngajar
- Strength: edukasi → kelas, YouTube, bisnis
Kesimpulan Inti
🔑 Prinsip hidup Theoderic:
- Kenali diri
- Terima kondisi
- Maksimalkan apa yang ada
- Bangun value
- Jangan cari jalan instan
- Gunakan masa muda untuk kerja keras
- Fokus pada strength
“Kalau lo mau naik kelas, kualitas diri lo harus qualify dulu.”

Penulis merupakan spesialis jasa kuras toren, cuci toren air, pemasangan toren air, dan pembuatan menara toren beton. Konten yang ditulis berbasis pengalaman lapangan dan bertujuan memberikan edukasi serta solusi terbaik terkait pengelolaan air bersih untuk rumah, kantor, dan bangunan komersial.
Penulis adalah praktisi di bidang perawatan toren air, pemasangan tandon, dan solusi air bersih rumah & gedung. Berpengalaman menangani berbagai kebutuhan kuras toren, instalasi toren air, serta perawatan sistem air agar tetap higienis, aman, dan sesuai standar kesehatan.
