WWW.KURASTOREN.COM – JAKARTA, Sahabat kurastoren selamat datang kembali pada situs utama kami. Sahabat kurastoren seperti yang kita ketahui, rumah, kantor dan sekolah saat ini hampir rata-rata menggunakan penampung air. Penampung air ini adalah solusi untuk mengatasi kekurangan air ketika mati listrik, air PDAM macet, air sumur kering dan upaya untuk membuat pasokan air pada seluruh ruangan tetap tersedia.

Apa jadinya kalau ternyata air tidak tersedia sedangkan Anda sudah berada dalam Wc untuk Mandi dan keperluan mencuci namun tidak kunjung ada air. Maka untuk menjaga kenyamanan dalam Rumah Tangga dan sebuah perusahaan maka penting untuk terus menjada pasokan air terus tersedia.
Masalah Yang Sering Terjadi Pada Toren Air
Sahabat kurastoren, toren air yang kita gunakan untuk menampung air dalam waktu lebih dari setahun umumnya akan mendapatkan beberapa masalah baik yang kecil dan masalah besar seperti kebocoran, penumpukan lumut, penumpukan pasir, kotoran besi dan kotoran air yang dapat membuat toren air Anda bocor atau berlubang.
Tentu kalau air yang bocor ini akan memiliki dampak pada pemborosan air, stok air berkurang dan paling disayangkan adalah ketika harus mengganti toren air Anda. Maka kami membuat panduan untuk Anda terkait Panduan dan cara-cara ini agar toren bisa tahan lebih lama.
Kenali Penyebab Toren Air Tidak Bertahan Lama
Secara umum beberapa hal yang membuat toren air bisa bertahan lama dan terkadang toren air cepat bocor dan padahal baru terpasang. Maka perhatikan beberapa hal berikut ini.
A. Kualitas Material Toren
Sebelum membeli toren air untuk rumah dan usaha Anda penting untuk menimbang materia apa yang akan Anda gunakan. Terdapat 3 material yang sering perusahaan yang memproduksi toren air gunakan yaitu plastik, fiberglass, atau stainless steel.
B. Instalasi yang Benar
Jika Anda memiliki uang berlebih maka gunakan jasa pemasangan tiang toren dan toren air yang terpecaya dan telah berpengalaman. Karena mereka dapat menentukan cara memasang toren air secara stabil dan sesuai dengan petunjuk dari pabrik.
Adapun jika dana Anda hanya cukup utuk membeli toren, maka tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencari informasi lebih lanjut lewat Google atau Youtube video agar cara yang Anda praktikan sesuai dengan ilmu standart pemasangan toren air.
C. Kondisi Lingkungan
Toren air yang langsung terkena paparan sinar matahari tidak hanya mengalami perubahan warna yang semakin kusam namun juga mengalami perubahan suhu, polusi udara dan dapat menyebabkan kualitas air dalam toren tercemar dan tumbuh lumut lebih cepat.
Tidak hanya itu, toren air yang tidak memiliki alas yang datar memiliki potensi kebocoran kecil akibat tekanan air yang terus menerus disimpan. Maka penting bagi Anda untuk memilih tempat yang cocok untuk meletakan toren Air Anda.
D. Perawatan yang Tepat
Toren air yang jarang dibersihkan dan bagian dalam sering kotor serta mengandung pasir dapat menyebabkan toren menjadi kotor dan berpotensi mempengaruhi kualitas air. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan pengguna air.
Selain itu aliran air menjadi tidak lancar karena tertutup oleh kotoran yang ada dalam toren air Anda. Maka tidak heran air menjadi bau dan berminyak tidak layak konsumsi.
Langkah-Langkah Perawatan Toren Air Agar Lebih Tahan Lama
A. Pembersihan Rutin
Membersihkan toren air secara sedarhana Anda hanya perlu melakukan 4 tahapan yaitu menguras air toren sampai kering, menyikat bagian dalam toren jika berlumut, memastikan kotoran dan pasir tidak tertinggal dalam toren dan mengisi air bersih kembali.
Namun untuk ukuran toren air yang cukup besar, maka waktu yang Anda perlukan tentu lebih banyak daripada ukuran toren air yang umum masyarakat gunakan. Adapun waktu yang terbaik untuk menguras toren air adalah 3-6 setelah kuras toren air yang pertama. Namun saat ini sudah banyak penyedia jasa kuras toren air yang dapat membantu Anda.
Sehingga waktu Anda lebih hemat dan hasil lebih bersih semua tergantung pilihan Anda. Dan tips terakhir saat Anda membersihan toren adalah tidak menggunakan bahan-bahan yang tajam saat membersihan toren air dari dalam. Terlebih lagi benda tajam dapat melubangi lubang toren air Anda dari dalam dan menjadi tempat sarang kotoran air.
B. Pemeriksaan Berkala
Penting bagi Anda untuk memiliki waktu dan tanggal tertentu untuk rutin memerika kondisi fisik toren air Anda. Hal ini untuk menghindari toren penyok, toren bocor dan penyumbatan saluran air dari toren air menuju pipa.
Hal-hal yang perlu Anda periksa adalah dinding toren, penutup toren air, sambungan ke pipa, sambungan ke filter air, pelampung toren air dan sambungan toren air menuju filter air. Adapun kerusakan kecil yang sering terjadi seperti retakan kecil, kebocoran kecil atau bocor harus dan penyumbatan pada pipa air.
C. Langkah Membersihkan Tandon Air
Proses membersihkan toren air bisa jadi lebih mudah dengan mengikuti cara-cara yang dijelaskan di bawah ini.
1. Mematikan Pompa Air
Langkah pertama sebelum membersihkan tandon air adalah mematikan pompa air untuk memastikan tidak ada aliran air masuk ke dalam tandon selama proses pembersihan.
2. Buang Air Toren
Setelah pompa air dimatikan, buang seluruh air yang ada di dalam tandon untuk membersihkan kotoran dan endapan yang menumpuk di dasar tandon.
3. Buang Tumpukan Kotoran di Dasar Toren
Gunakan alat bantu seperti ember kecil atau sikat untuk membersihkan tumpukan kotoran yang menumpuk di dasar tandon. Pastikan untuk membersihkan dengan teliti agar tidak ada sisa kotoran yang tertinggal.
4. Bersihkan Dinding Toren
Gunakan sikat atau lap yang bisa mencapai seluruh bagian dalam tandon untuk membersihkan dinding tandon dari kotoran dan endapan yang menempel.
5. Gunakan Pembersih Toren
Setelah membersihkan bagian dalam tandon, gunakan pembersih khusus tandon air untuk membunuh bakteri dan jamur yang mungkin masih tersisa di dalam tandon.
6. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar Toren
Selain membersihkan bagian dalam tandon, jangan lupa untuk membersihkan tutup tandon dan bagian luarnya dari debu dan kotoran yang menempel.
7. Bilas menggunakan Air Bersih
Setelah proses pembersihan selesai, pastikan untuk membilas tandon air menggunakan air bersih hingga benar-benar bersih dari sisa pembersih dan kotoran.
8. Mengisi Ulang Toren
Setelah tandon benar-benar bersih dan kering, isi kembali tandon dengan air bersih dan pastikan pompa air dapat dihidupkan kembali.
9. Menyalakan Keran dan Cek Kualitas Toren
Setelah tandon terisi ulang, pastikan untuk menyalakan keran air dan memeriksa kualitas air yang keluar dari tandon untuk memastikan tandon sudah bersih dan aman digunakan.
Kesimpulan
Sahabat toren, inti dari artikel ini Anda harus memiliki perhatian baik kepada dalam toren dan luar toren air Anda. Luar toren air yaitu lingkungan yang baik dapat mempengaruhi ketahanan toren air lebih baik jauh dari bocor dan penyok. Sedangkan menjaga kebersihan toren air dapat membantu Anda mendapatkan kebersihan air dan jauh dari air yang kotor, aliran air yang kecil dan penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan.
SOSIAL MEDIA KAMI
Facebook : https://www.facebook.com/kuras.toren.7
Instagram :
@cucitorenairbekasi
@kurastorenair
@filterairprofesional
No Handphone / Wa : 08156636835
Website : www.kurastoren.com
